Langsung ke konten utama

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER



MAKALAH
MENINGKATKAN LABA dengan CARA MENEKAN BIAYA PRODUKSI


Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
EKONOMI MANAJERIAL
Dosen Pembimbing
Dr. Supawi Pawenang, SE, MM
Disusun Oleh:

Dewi Budi Astuti                              2015020021
 


UNIVERSITAS ISLAM BATIK SURAKARTA
FAKULTAS EKONOMI
PRODI MANAJEMEN
2017

            Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat hidayah dan taufik-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tugas ekonomi pembangunan dengan baik dan tepat pada waktunya.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung sehingga makalah ini dapat terselesaikan sebagaimana yang diharapkan.
            Kami menyadari dalam penulisan makaah ini masih jauh  dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada supaya tidak terulang kembali.





Surakarta, 01 November 2017


Dewi Budi Astuti

Perusahaan besar atau kecil yang bergerak dibidang pengolahan atau industri pasti melakukan proses dan atau mengolah bahan baku dan bahan penunjang lainnya untuk dijadikan sebuah produk, dengan menggunakan bahan baku, tenaga kerja , mesin-mesin, peralatan, perlengkapan, dan lain-lain.
Dalam setiap tahapan proses produksi memerukan biaya, terdapat beberapa biaya yang tidak dapat dihindari oleh perusahaan, seperti bahan baku, bahan penolong, tenaga kerja, dan biaya-biaya produksi lainnya. Namun dalam proses produksi, biaya yang digunakan sering kali lebih tinggi dari standar biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Penyebab utama tingginya biaya produksi antara lain pemborosan bahan baku dan penolong, pemborosan waktu kerja diperusahaan, pemborosan dalam penggungaan mesin dan peralatan, pemborosan dalam menggunakan modal kerja. Oleh karena itu perusahaan harus melakukan efisiensi biaya supaya terhindarkan dari kelebihan biaya produksi.
Dari permasalahan tingginya biaya produksi, kami mencoba untuk mengidentifikasi masalah sebagai berikut :
1.      Bagaiman cara agar dapat mengefisienkan biaya produksi?
2.      Bagaimana strategi untuk meningkatkan penjualan?
Adapun tujuan dibuatnya makalah yang membahas tentang meningkatkan laba dengan cara menekan biaya produksi ini adalah sebagai berikut:
1.      Perusahaan dapat meningkatkan laba dengan cara membeli bahan baku yang lebih murah tetapi tetap berkualitas.
2.      Perusahaan dapat meningkatkan kualitas SDM.
3.      Perusahaan dapat menjual produk ke sasaran yang tepat.



1)    Langkah-langkah Melakukan Efisiensi Biaya Produksi

Langkah-langkah melakukan efisiensi biaya produksi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Menimalkan Pemborosan Bahan Baku 
Menimalkan pemborosan bahan baku dengan cara :
a. Pembelian bahan baku dengan teliti dan cermat.
Untuk meminimalkan biaya produksi bukan berati perusahaan harus  membeli bahan baku dengan harga murah namun tidak memperhatikan kualitasnya, karena bahan baku yang tidak sesuai kualitasnya maka akan tidak bisa digunakan sebagai bahan baku produksi, hal ini bisa menjadi pemborosan pembelian bahan baku. Belilah bahan baku yang berkualitas baik, hal ini bisa dilakukan dengan mencari suplier yang dapat memberikan bahan baku yang berkualitas dengan harga yang sesuai, karena bahan baku yang berkualitas baik akan menghasilkan produk yang berkualitas baik pula.
b. Kurangi pemborosan dengan cara yang terampil.
Dalam usaha sektor industri, keterampilan akan menghasilkan penghematan, karena dengan keterampilan mengolah bahan baku dan bahan penolong yang baik, akan menghindarkan dari rusaknya bahan bahan yang digunakan.
Pekerja yang terampil untuk mengurangi kerusakan produk, hal ini akan menjaga kestabilan perusahaan untuk menghasilkan poduk yang baik dan berkualitas. Jika produk tidak berkualitas atau bahkan rusak maka perusahaan akan mengalami kerugian, karena biaya produksi yang dikeluarkan akan sia-sia.
Pelatihan kepada pekerja yang dapat diaplikasikan dalam bekerja, peralatan yang baik, suasana kerja yang kondusif, pembayaran upah yang lancar, serta pengawasan yang cermat ketika proses produksi berlangsung akan mengurangi kerusakan produk.
2. Mengurangi biaya tenaga kerja
Mengurangi biaya tenaga kerja bukan berarti harus mengurangi jumlah tenaga kerja,  namun salah satu cara untuk meminimalkan biaya tenaga yaitu dengan menghitung upah tenaga kerja berdasarkan waktu dalam menghasilkan beberapa bagian ataupun produk tertentu, jangan sia-siakan waktu ketika produksi mulai berjalan.
Hal-hal yang menyebabkan biaya tenaga kerja menjadi lebih tinggi antara lain:
  1. Penempatan mesin dan peralatan serta bahan tidak di tata dengan baik dan tepat.
  2. Suasana kerja yang kurang kondusif dan tempat kerja yang buruk yang tidak memberikan kenyamanan bagi pekerja ketika proses produksi berlangsung di perusahaan.
Seharusnya perusahaan melakukan pembenahan tata ruang kerja yang baik. Yakni, dengan menempatkan, mesin-mesin, peralatan, penyimpanan bahan baku dan penolong dan lain lain dengan baik dan tepat, agar dapat berhubungan antara datu dengan yang lain, sehingga memudahkan beraktivitas. Dengan alur yang sesuai akan memudahkan penangannya dalam tahapan proses produksi. Tata letak yang tidak tepat akan mengakibatkan penanganan dalam produksi menjadi panjang, hal ini juga yang mengakibatkan biaya tinggi karena terjadi pemborosan waktu.
Ketidak nyamanan akan menigkatkan stress ketika terjadi permasalahan. Maka buatlah jalan-jalan ditempat produksi tenang dan rapi, karena kerapian menghemat waktu. Suasana yang teratur membuat nyaman anda dan pekerja mengendalikan lebih produktif.
3. Gunakan mesin dan peralatan dengan benar
Pada banyak kasus, terkadang mesin berhenti lebih banyak dibandingkan dengan waktu pemakaian karena pengambilan bahan baku yang lama dari tempat penyimpanan, pekerja lain yang belum selesai ketika pekerja lain telah selesai dengan pekerjaannya sehingga pekerja dan mesin saling mengganggu. Apalagi ketika mesin mesin macet dan rusak dikarenakan jarang dilakukan perawatan. Sebaiknya, sebelum memulai pekerjaan, pastikan bahwa mesin dapat bekerja dengan baik dan pekerja benar benar telah mengetahui cara menggunakannya.
Hal-hal yang mesti diperhatikan dalam penggunaan mesin dan peralatan produksi:
  • Pemeliharaan mesin dan peralatan
Lakukan pemeliharaan mesin dan peralatan secara rutin pastikan bahwa mesin dan peralatan selalu dalam keadaan baik karena melakukan pemeliharaan dengan baik juga dapat menjaga kestabilan kapasitas produksi
  • Pahami proses produksi.
Dengan memahami proses produksi maka perusahaan  akan mengatur tata letak di tempat kerja dengan baik
  • Menjaga keselamatan kerja
Perusahaan  bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja, keamanan kerja bukan hanya mencegah kecelakaan, tetapi juga terhadap buruknya kondisi tempat kerja perusahaan yang tidak sesuai dengan standar keselamatan kerja, sehingga risiko kecelakaan mudah terjadi.
4. Mengurangi Pemborosan dalam Penggunaan Modal Kerja
Bahan baku yang perusahaan beli harus cepat diproduksi dan dijadikan produk siap jual secepat mungkin. Semakin cepat produk terjual semakin cepat anda mendapat keuntungan dan semakin cepat uang ( modal kerja )  meningkat sehingga mampu untuk memproduksi kembali.
5. Hindari menyimpan persediaan
Jika hal ini terjadi, akan banyak sekali modal kerja yang tertahan. Aturlah produksi dengan baik, dengan cara tertentu yang memugnkinkan proses produksi berlangsung secara efektif dan efisien.
Dengan melakukan langkah-langkah  tersebut, maka perusahaan melakukan produksi dengan biaya yang minimal (relative, tergantung produk dan segmen pasar), dan perusahaan dapat menjual produk tersebut dengan harga yang tepat.  Dengan efisiensi perusahaan juga akan mendapatkan beberapa hal antara lain: bertambahnya konsumen yang membeli produk, karena perusahaan dapat menetapkan harga produk yang tepat, kemampuan bersaing dengan perusahaan lain yang dimiliki produk yang sejenis, laba yang lebih besar karena dapat menekan biaya dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

2)    Strategi untuk Meningkatkan Penjualan

Tidak semua penjualan meningkatkan pendapatan dan keuntungan dengan cara yang sama. Meningkatkan penjualan dan pendapatan adalah tujuan yang terkait tetapi berbeda, dan masing-masing membutuhkan strategi tersendiri. Meskipun taktik untuk setiap mungkin berbeda, mereka harus saling melengkapi. Memahami bagaimana penjualan dan pendapatan yang terkait dan bagaimana menyeimbangkan kebutuhan Anda untuk meningkatkan baik membantu Anda memasarkan secara efisien dan mengoptimalkan keuntungan Anda.

      Kata-kata "penjualan," "pendapatan" dan "penghasilan" memiliki arti yang berbeda, dan menjadi membingungkan jika digunakan sebagai sinonim. "Penjualan" mengacu pada jumlah unit produk Anda yang Anda jual, "pendapatan" mengacu pada jumlah total uang penjualan Anda menghasilkan, dan "penghasilan" mengacu pada keuntungan Anda dari orang-orang penjualan. Ingatlah, ketika Anda merencanakan strategi penjualan untuk menyerang keseimbangan yang tepat untuk kebutuhan bisnis Anda. Jangan terkejut mendengar "penjualan" dan "pendapatan" digunakan sebagai sinonim, yang merupakan kejadian umum dalam bisnis.

      Cara yang jelas untuk meningkatkan penjualan adalah untuk meningkatkan pemasaran Anda. Kuantitas tidak selalu berarti kualitas, perencanaan sangat berhati-hati, tes-marketing dan pemantauan hasil Anda memaksimalkan penjualan Anda. Melakukan penelitian pasar untuk mempelajari pesan berbicara dengan audiens target Anda. Menjalankan iklan dan promosi di lokasi terbatas dan memeriksa hasil sebelum menghabiskan seluruh anggaran Anda. Menggabungkan beberapa cara untuk memantau komunikasi pemasaran, seperti menggunakan kupon, kode elektronik atau statistik kunjungan ke situs.

      Jika produk atau jasa Anda adalah harga sensitif, memberikan perhatian khusus terhadap strategi harga Anda. Cari tahu apa yang persaingan Anda sedang diisi dan menaikkan atau menurunkan harga Anda berdasarkan pada tujuan Anda. Menurunkan harga Anda dapat meningkatkan pendapatan untuk menebus margin yang lebih rendah. Menaikkan harga Anda dapat membuat nilai yang dirasakan lebih tinggi dalam benak konsumen dan meningkatkan margin Anda. Menaikkan harga Anda juga dapat meningkatkan pendapatan Anda tanpa meningkatkan penjualan.

      Mengubah di mana Anda menjual produk Anda secara signifikan dapat meningkatkan penjualan Anda dan pendapatan tanpa memerlukan perubahan pada pemasaran atau harga. Melakukan studi yang cermat terhadap efek dari penggunaan penjualan online, direct mail, pedagang besar, pengecer, distributor dan luar tenaga penjualan untuk proyek bagaimana masing-masing metode dapat mempengaruhi volume penjualan Anda, margin keuntungan dan keuntungan total. Dalam beberapa kasus, saluran distribusi baru memerlukan dukungan pemasaran.

      Jika Anda adalah perusahaan yang matang, mungkin sudah saatnya untuk menambahkan produk dan layanan baru untuk menciptakan pertumbuhan eksponensial. Jika Anda merasa Anda telah jenuh pasar, menentukan produk target pelanggan Anda membeli bahwa Anda tidak menjual dan bahwa Anda pikir Anda dapat membuat dan memasarkan menguntungkan. Anda mungkin perlu mengganti produk lama dengan yang baru. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan penjualan, namun pendapatan yang lebih tinggi jika produk pengganti memiliki harga yang lebih tinggi.

      Semakin banyak orang yang Anda bisa mendapatkan untuk mempromosikan produk atau jasa Anda, lebih banyak penjualan dan pendapatan Anda akan memiliki. Carilah bisnis yang tidak bersaing dengan Anda, tapi yang memiliki target pelanggan yang sama dan mengembangkan promosi silang. Misalnya, jika Anda menjual pakaian olahraga, mensponsori golf dan tenis instruktur dan pelatih liga pemuda untuk memakai dan mempromosikan baris Anda. Bermitra dengan badan amal untuk mendapatkan mereka untuk mempromosikan Anda untuk pendukung mereka. Menggunakan program media sosial untuk membangun sebuah berikut yang dihasilkan oleh pelanggan yang puas.


















Berdasarkan latar belakang, perumusan masalah yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut:
Masalah dasar tingginya biaya produksi adalah ketidak ahlian manajemen atau SDM dalam proses produksi sehingga banyak membuang-buang waktu dengan percuma yang menimbulkan tingginya biaya produksi. Oleh karna itu perusahaan dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas SDM dengan cara memperbanyak training dan memperhatikan kesejahteraan  karyawan.
Peningkatan SDM akan berdampak pada meningkatnya produktifitas kerja, dengan demikian pengetahuan SDM akan lebih berkembang. Hal ini didukung dengan stategi perusahaan untuk meninggkatkan penjualan, dimana jika kedua hal itu digabung laba perusahaan  akan meningkat dan biaya-biaya produksi juga relatif berkurang.

Perusahaan diharapkan lebih memikirkan kesejahteraan SDM, dengan ditinggkatkannya kesejahteraan SDM etos kerja SDM akan  meningkat. Perusahaan  juga diharapkan mempunyai tidak hanya 1 supplier dimana persaingan dalam dunia bisnis terus berkembang pesat, jika perusahaan hanya memiliki 1 supplier maka akan lebih sulit untuk menekan efisiensi biaya produksi, disamping itu pemborosan bahan baku, bahan penolong, dll bisa menimbulkan tingginya  biaya produksi yang berakibat pada turunnya laba. Setinggi apapun volume penjualan, tidak akan menguntungkan jika biaya produksi tetaplah tinggi.



Sumber:http://besswonomulyo.blogspot.co.id/2014/10/5-strategi-penting-meningkatkan.html

Kunjungi juga
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONSEP EKONOMI MANAJEMEN

MAKALAH EKONOMI MANAJERIAL “PASAR TENAGA KERJA” Disusun Untuk Memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Ekonomi Manajerial Dosen Pengampu: Dr. Supawi Pawenang, S.E, M.M Disusun Oleh: Nama          : Dewi Budi Astuti Nim    : 2015020021 Kelas : B1-Manajemen Alamat blog         : http://dewiieb.blogspot.co.id/ FAKULTAS EKONOMI PROGRAM MANAJEMEN UNIVERSITAS ISLAM BATIK SURAKARTA 2018 KATA PENGANTAR Segala puji syukur kehadirat Alloh SWT, yang telah memberkan nikmat, hidayah serta ilmu-Nya kepada kita semua, sehingga dengan ilmu tersebut, kita dapat membedakan antara hal yang baik dan hal yang buruk. Dengan ilmu itu pula penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pasar Tenaga Kerja”. Penulis menyadari bahwa dalam penyelesaian makalah ini masi h terdapat banyak kekurangan yang disebabkan oleh keterbatasan data dan kemampuan penulis yang m...